Budaya7 menit baca

Huruf Jepang: Hiragana, Katakana, Kanji & Hubungannya dengan Hanzi

Huruf Jepang ada tiga: hiragana, katakana, dan kanji. Jumlah huruf, kapan dipakai, contoh kalimat, dan kenapa kanji berasal dari hanzi Mandarin.

Marcellino Nicholas ChenDitulis oleh Marcellino Nicholas ChenTerbit
A young Indonesian woman with a short bob haircut sits by a large window in a quiet cafe on a rainy afternoon, holding a warm cup with both hands, soft grey light and blurred green plants outside

Kalau kamu pernah lihat tulisan Jepang di bungkus mi instan, anime, atau papan nama restoran, mungkin kamu bingung: kok bentuk hurufnya campur-campur? Ada yang bulat-bulat, ada yang kaku bersudut, ada juga yang mirip huruf Mandarin. Itu karena bahasa Jepang memang ditulis pakai tiga sistem huruf sekaligus.

Artikel ini membahas ketiganya satu per satu: berapa jumlah hurufnya, kapan dipakai, dan kenapa salah satunya ternyata berasal dari hanzi, huruf yang sama dengan yang dipakai bahasa Mandarin. Buat kamu yang sedang belajar Mandarin, bagian akhir artikel ini menjelaskan apa saja yang sebenarnya sudah kamu kuasai.

Huruf Jepang ada berapa?

Jawaban SingkatBahasa Jepang punya tiga jenis huruf. Hiragana (46 huruf dasar) dipakai untuk partikel, akhiran kata kerja, dan kata asli Jepang. Katakana (46 huruf dasar) dipakai untuk kata serapan asing dan nama orang asing. Kanji adalah huruf yang berasal dari hanzi China, jumlahnya ribuan, dengan daftar resmi 2.136 kanji untuk pemakaian sehari-hari. Selain itu ada romaji, yaitu tulisan Jepang dalam huruf Latin.

Jadi sebenarnya bahasa Jepang nggak punya satu “alfabet” seperti bahasa Indonesia. Hiragana dan katakana sama-sama huruf suku kata (setiap huruf mewakili satu bunyi seperti ka, shi, atau n), sedangkan kanji mewakili makna.

HurufJumlahDipakai untukContoh
Hiragana46 dasarPartikel, akhiran kata kerja dan kata sifat, kata asli Jepang, furigana (cara baca di atas kanji)ありがとう (arigatō, terima kasih)
Katakana46 dasarKata serapan asing, nama orang dan negara asing, bunyi tiruan, penekananコーヒー (kōhī, kopi)
Kanji2.136 kanji resmi (常用漢字)Kata benda, akar kata kerja dan kata sifat, nama orang dan tempat Jepang山 (yama, gunung)
Romaji26 huruf LatinAlat bantu belajar, nama di paspor, singkatanTokyo, JR, NHK

Hiragana: huruf dasar yang dipelajari pertama

Hiragana bentuknya lengkung dan lembut, misalnya あ (a), か (ka), dan し (shi). Anak-anak Jepang belajar hiragana duluan, dan buku cerita anak hampir seluruhnya ditulis dengan hiragana.

Ada 46 huruf dasar. Dari situ muncul bunyi tambahan lewat dua tanda kecil: dakuten (゛) yang mengubah か (ka) jadi が (ga), dan handakuten (゜) yang mengubah は (ha) jadi ぱ (pa). Lalu ada huruf kecil ゃ ゅ ょ untuk bunyi gabungan seperti きゃ (kya).

Dalam kalimat, hiragana jadi semacam “lem”. Partikel seperti は (wa, penanda topik), を (o, penanda objek), dan に (ni, ke/di) ditulis dengan hiragana. Akhiran kata kerja juga, misalnya 飲みます (nomimasu, minum): 飲 ditulis dengan kanji, みます dengan hiragana.

Tabel lengkapnya, plus hanzi asal setiap huruf, ada di Tabel Hiragana Lengkap dan Hanzi Asalnya.

Katakana: huruf untuk kata asing

Katakana mewakili bunyi yang sama persis dengan hiragana, tapi bentuknya lebih kaku dan bersudut: ア (a), カ (ka), シ (shi). Fungsinya terutama untuk kata yang datang dari luar Jepang:

  • Kata serapan: コーヒー (kōhī, kopi), テレビ (terebi, televisi), パン (pan, roti).
  • Nama orang dan tempat asing: インドネシア (Indoneshia, Indonesia), ジャカルタ (Jakaruta, Jakarta).
  • Bunyi tiruan dan efek suara di komik, serta kata yang ingin ditekankan, mirip huruf miring dalam bahasa Indonesia.

Garis panjang ー di コーヒー artinya vokal sebelumnya dibaca panjang. Tabel lengkapnya ada di Tabel Katakana Lengkap dan Hanzi Asalnya. Kalau kamu penasaran kenapa bahasa Mandarin menulis kopi sebagai 咖啡 dan bukan pakai huruf khusus, baca Katakana vs Mandarin: Cara Menulis Kata Asing.

Kanji: huruf Jepang yang berasal dari hanzi

Kanji (漢字) adalah kata yang sama dengan 汉字 (hànzì) dalam Mandarin, cuma ditulis dengan bentuk tradisional 漢. Artinya “huruf Han”, alias huruf China. Huruf ini masuk ke Jepang dari China lewat Semenanjung Korea, sekitar abad ke-5 Masehi, bersama ajaran Buddha dan teks klasik China.

Pemerintah Jepang menetapkan daftar 常用漢字 (jōyō kanji) berisi 2.136 kanji untuk pemakaian umum, versi terbarunya berlaku sejak 2010. Koran dan dokumen resmi umumnya berpegang pada daftar ini.

Yang bikin kanji menantang: satu kanji biasanya punya lebih dari satu cara baca.

  • On'yomi (音読み) adalah bacaan yang diambil dari bunyi bahasa China zaman dulu. Contohnya 山 dibaca san di 富士山 (Fujisan, Gunung Fuji).
  • Kun'yomi (訓読み) adalah bacaan asli Jepang yang “ditempelkan” ke kanji yang artinya cocok. 山 yang berdiri sendiri dibaca yama.

Dalam Mandarin, 山 cuma punya satu bacaan: 山 (shān). Bacaan san di bahasa Jepang itu sisa pengucapan China kuno, makanya terdengar mirip tapi nggak sama persis.

Contoh kalimat: tiga huruf dalam satu baris

Perhatikan kalimat ini: 私は毎朝コーヒーを飲みます。 (Watashi wa maiasa kōhī o nomimasu), artinya “Saya minum kopi setiap pagi.”

BagianHurufBacaanFungsi
私Kanjiwatashisaya
はHiraganawapenanda topik
毎朝Kanjimaiasasetiap pagi
コーヒーKatakanakōhīkopi (kata serapan)
をHiraganaopenanda objek
飲みますKanji + hiragananomimasuminum (bentuk sopan)

Kalimat yang sama dalam Mandarin: 我每天早上喝咖啡。 (Wǒ měi tiān zǎoshàng hē kāfēi.) Semuanya hanzi, tanpa partikel penanda topik atau objek, dan kata kerjanya nggak berubah bentuk. Polanya juga mirip bahasa Indonesia: subjek, kata kerja, lalu objek (saya minum kopi, 我喝咖啡). Bahasa Jepang justru menaruh kata kerja di akhir kalimat.

Kenapa bahasa Jepang butuh tiga huruf?

Awalnya orang Jepang menulis hanya dengan kanji. Masalahnya, bahasa Jepang punya banyak akhiran dan partikel yang nggak ada dalam bahasa China. Jalan keluarnya, sebagian kanji dipinjam hanya untuk bunyinya, bukan artinya. Sistem ini disebut man'yōgana.

Lama-lama kanji pinjaman bunyi itu disederhanakan. Hiragana lahir dari bentuk kanji yang ditulis cepat dan bersambung (gaya kursif), misalnya あ dari 安. Katakana lahir dari potongan kanji, misalnya ア dari sisi kiri 阿, dan awalnya dipakai para biksu untuk memberi catatan bacaan di teks Buddha. Keduanya sudah mapan sekitar zaman Heian (abad ke-9 sampai ke-12).

Jadi ketiga huruf Jepang sebenarnya punya satu nenek moyang: hanzi. Hiragana dan katakana adalah hanzi yang “disederhanakan jadi huruf bunyi”, sedangkan kanji adalah hanzi yang tetap dipakai untuk makna.

Sudah belajar Mandarin? Ini yang sudah kamu punya

Pelajar Mandarin punya modal besar saat bertemu tulisan Jepang. Banyak kata kanji punya arti yang sama atau mirip dengan hanzi:

Kanji (Jepang)Hanzi (Mandarin)Bacaan JepangPinyinArti
学生学生gakuseixuéshēngpelajar, mahasiswa
電話电话denwadiànhuàtelepon
図書館图书馆toshokantúshūguǎnperpustakaan
天気天气tenkitiānqìcuaca
大学大学daigakudàxuéuniversitas
中国中国ChūgokuzhōngguóChina

Tapi ada tiga hal yang perlu kamu waspadai:

  1. Bentuk karakternya kadang beda. China daratan memakai hanzi sederhana (电, 话, 气), sedangkan Jepang memakai bentuk sendiri yang disebut shinjitai (電, 話, 気). Ada yang lebih mirip hanzi tradisional, ada juga yang disederhanakan dengan cara berbeda, seperti 気.
  2. Bacaannya beda total. 学生 dibaca gakusei dalam bahasa Jepang dan xuéshēng dalam Mandarin. Kamu bisa menebak arti, tapi belum tentu bisa membaca.
  3. Ada kata yang tulisannya sama tapi artinya beda. 手紙 dalam bahasa Jepang artinya surat, sedangkan 手纸 dalam Mandarin artinya tisu toilet. Daftar lengkapnya di Kanji vs Hanzi: Kata Sama, Arti Beda.

Apakah Mandarin juga punya huruf bunyi seperti kana?

Nggak, bahasa Mandarin ditulis sepenuhnya dengan hanzi. Untuk membantu membaca, Mandarin memakai alat bantu bunyi:

  • Pinyin (pīnyīn), huruf Latin plus tanda nada, dipakai di China daratan dan oleh hampir semua pelajar di Indonesia. Fungsinya mirip romaji. Panduan lengkapnya ada di Pinyin Mandarin Lengkap.
  • Zhuyin (zhù yīn), atau bopomofo, dipakai di Taiwan: ㄅ ㄆ ㄇ ㄈ. Menariknya, simbol zhuyin juga diambil dari bentuk hanzi kuno, mirip cara katakana lahir.

Bedanya, pinyin dan zhuyin cuma alat bantu. Koran dan buku Mandarin untuk orang dewasa nggak ditulis pakai pinyin, sedangkan hiragana dan katakana adalah bagian resmi tulisan Jepang sehari-hari.

Urutan belajar huruf Jepang yang umum dipakai

  1. Hiragana dulu. Semua bunyi dasar ada di sini, dan buku pelajaran pemula memakainya dari hari pertama.
  2. Lalu katakana. Bunyinya sama dengan hiragana, jadi kamu tinggal menghafal bentuk baru.
  3. Kanji sedikit demi sedikit, sambil belajar kosakata. Kanji lebih mudah diingat kalau dipelajari dalam kata, bukan satu per satu.

Kalau kamu masih menimbang mau fokus ke Jepang atau Mandarin, perbandingannya ada di Belajar Bahasa Jepang atau Mandarin Dulu?

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Huruf Jepang ada berapa?

Ada tiga jenis: hiragana (46 huruf dasar), katakana (46 huruf dasar), dan kanji (daftar resmi 2.136 kanji untuk pemakaian umum). Romaji, yaitu huruf Latin, dipakai sebagai alat bantu.

Apa beda hiragana dan katakana?

Bunyinya sama, bentuk dan fungsinya beda. Hiragana bentuknya lengkung dan dipakai untuk partikel, akhiran kata, dan kata asli Jepang. Katakana bentuknya bersudut dan dipakai untuk kata serapan asing serta nama asing.

Apakah kanji sama dengan hanzi?

Kanji berasal dari hanzi, jadi banyak yang bentuk dan artinya sama atau mirip. Tapi bacaannya berbeda, sebagian bentuknya sudah disederhanakan dengan cara Jepang, dan ada kata yang artinya beda dari Mandarin.

Kalau bisa bahasa Mandarin, apakah bisa membaca tulisan Jepang?

Sebagian. Kamu bisa menebak arti banyak kata kanji, tapi belum bisa membaca bunyinya dan belum paham tata bahasanya, karena hiragana, partikel, dan akhiran kata kerja harus dipelajari terpisah.

Huruf Jepang mana yang harus dipelajari dulu?

Hiragana dulu, lalu katakana, lalu kanji secara bertahap sambil menambah kosakata.

Kenali hanzi di balik kanji

Cari arti, pinyin, dan urutan goresan hanzi yang juga kamu temui di tulisan Jepang.

Jelajahi Hanziarrow_forward

Artikel Terkait