Tata bahasa HSK 6 · Bab 15 · HSK6-15-1
不禁 (bù jīn) - tidak dapat menahan diri
Rumus
Subjek + 不禁 + Predikat (biasanya kata kerja atau frasa kerja)
Pola 不禁 digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang tidak dapat menahan diri untuk melakukan sesuatu secara spontan, biasanya karena emosi atau perasaan yang kuat. Kata ini sering diterjemahkan sebagai 'tidak dapat menahan diri' atau 'tanpa sadar'. Dalam kalimat, 不禁 biasanya diikuti oleh kata kerja atau frasa kerja yang menggambarkan tindakan yang muncul secara alami.
Contoh kalimat
听到这个消息,他不禁哭了起来。
tīng dào zhè ge xiāo xī tā bù jīn kū le qǐ lái
Mendengar berita ini, dia tidak dapat menahan diri untuk menangis.
看到美丽的风景,她不禁感叹起来。
kàn dào měi lì de fēng jǐng tā bù jīn gǎn tàn qǐ lái
Melihat pemandangan yang indah, dia tidak dapat menahan diri untuk menghela nafas.
Kesalahan umum pelajar Indonesia
Pelajar Indonesia sering menempatkan 不禁 di akhir kalimat, seperti kata keterangan dalam bahasa Indonesia yang bisa dipindahkan. Padahal dalam bahasa Mandarin, 不禁 harus berada sebelum kata kerja.
Jangan begini
他看到美丽的山峰,他笑了不禁。
tā kàn dào měi lì de shān fēng tā xiào le bù jīn
Kalimat ini salah karena 不禁 seharusnya berada sebelum kata kerja '笑了', bukan setelahnya. Urutan yang benar adalah '他看到了美丽的山峰,不禁笑了。'
Pola ini diajarkan di HSK 6 Bab 15 — Ukiran di Pegunungan. Latihan interaktif, audio, dan kosakata babnya ada di kurikulum.
Pola lain di Bab 15
Judul dan urutan pola mengikuti buku standar HSK 6 (Mahir); penjelasan dan contoh ditulis tim Pinter Mandarin sesuai standar editorial.