Tata bahasa HSK 6 · Bab 36 · HSK6-36-2

Struktur Wacana: Tesis + Contoh (论点+例证)

Rumus

Tesis (pendapat) + Contoh (bukti/ilustrasi)

Pola ini digunakan untuk menyusun paragraf atau karangan dengan jelas. Pertama, penulis menyampaikan pendapat atau tesis, kemudian memberikan contoh atau bukti untuk mendukungnya. Contoh dapat berupa fakta, data, atau ilustrasi.

Contoh kalimat

  1. 学习中文很重要,比如每天练习听力就能提高口语。

    xué xí zhōng wén hěn zhòng yào bǐ rú měi tiān liàn xí tīng lì jiù néng tí gāo kǒu yǔ

    Belajar bahasa Mandarin itu penting, misalnya berlatih mendengarkan setiap hari bisa meningkatkan kemampuan berbicara.

  2. 保护环境是每个人的责任,例如减少使用塑料袋可以减少污染。

    bǎo hù huán jìng shì měi gè rén de zé rèn lì rú jiǎn shǎo shǐ yòng sù liào dài kě yǐ jiǎn shǎo wū rǎn

    Melindungi lingkungan adalah tanggung jawab setiap orang, contohnya mengurangi penggunaan kantong plastik dapat mengurangi polusi.

Kesalahan umum pelajar Indonesia

Pelajar sering menulis tesis tanpa memberikan contoh yang cukup, atau memberikan contoh yang tidak relevan dengan tesis.

Jangan begini

治理国家需要好的官员,所以我们要学习。

zhì lǐ guó jiā xū yào hǎo de guān yuán suǒ yǐ wǒ men yào xué xí

Kalimat ini menyatakan tesis (pemerintahan butuh pejabat baik) tetapi tidak memberikan contoh yang mendukung, sehingga tidak memenuhi pola tesis+contoh.

Pola ini diajarkan di HSK 6 Bab 36Akademi Kuno Tiongkok. Latihan interaktif, audio, dan kosakata babnya ada di kurikulum.

Pola lain di Bab 36

Judul dan urutan pola mengikuti buku standar HSK 6 (Mahir); penjelasan dan contoh ditulis tim Pinter Mandarin sesuai standar editorial.